Dark Synth. Diberdayakan oleh Blogger.

Category

Kamis, 10 Mei 2012

Gothic, apakah sebuah aliran musik, style, seni atau aliran kepercayaan?

__PENDAHULUAN__
Latar belakang Bangsa Indonesia telah mengenal hubungan antar budaya yang harmonis sejak nenek moyang. Budaya adalah cara hidup sesuatu bangsa atau umat. Terjadinya konflik antar budaya menunjukkan betapa pentingnya pengetahuan tentang budaya etnis, kelompok usia, kelompok agama maupun kelompok tradisi tertentu . komunikasi antar budaya bagi bangsa Indonesia sangat penting untuk dipelajari, dan ketahui. Selain menambah wawasan kita, ketulusan dalam komunikasi dialogis setiap komponen budaya.
__PEMBAHASAN__
kali ini saya akan mengungkapkan tentang “gothic”. Ada bermacam-macam pemikiran saat kita mendengar kata ini, ada yang mengira itu adalah style zaman dahulu yang sampai sekarang masih tetap eksis pada suatu komunitas tertentu. Ada pula yang mengira bahwa itu berhubungan dengan aliran agama seperti satanisme, atheisme, dan pengikut setan lainnya. Apa yang mereka pikirkan ada benarnya, namun tidak semuanya benar.
Sebelum kita membahas tentang apa itu gothic sebenarnya, maka kita pelajari dahulu tentang asal muasal kata Gothic itu sendiri.
Etymologi and history the name “Gothic”
Kata ghotic berasal dari kata “goth”. Apa itu goth? Singkat sejarahnya, goth adalah suku bangsa di jerman timur. Mereka terkenal dengan suku bar-bar sekitar abad ke 3. mereka hidup semaunya, tak mengenal agama, menyembah berhala dan lain sebagainya. Lalu mereka diganggu oleh kerajaan Romawi kuno. Alhasil mereka harus berpencar dan terpecah belah. Salah satunya adalah “Visigoth” dan “ Osrogoth” dan beberapa yang lainnya diadopsi oleh Arianism ( yang berasal dari umat kristiani). Visigoth, yang pertama kali membuat kerajaan yang kuat dengan diam-diam, lalu bergabung dengan suku goth lainnya tadinya sudah terpecah belah, mengobrak-abrik kerajaan Romawi tersebut.
Lalu apa hubungannya Goth dengan Gothic? Seiring perkembangan Jaman di Europe. Mulai dari jaman renaissance, Victorian, dan Zaman lainnya yang disebut sebagai “dark age” atau zaman kegelapan, disana muncullah orang-orang tertentu yang mempunyai keahlian supranatural, yang berbau mistik, tentang dunia lain dan sebagainya (kalau dicontohkan di Indonesia, itu seperti dukun, tukang santet, dan lainnya.). tidak hanya sebatas itu saja, bahkan pada zaman itu ada yang menyembah berhala, bisa meramal kematian, dan bahkan ada aliran yang mempunyai gereja setan. Pada zaman ini juga muncul satanisme, atheisme, dark pagan, dan aliran sesat lainya. Orang yang memegang kepercayaan seperti itu disebut dengan “gothic” (nama aliran tersebut) atau “Goth” (untuk panggilan satu orang yang beraliran gothic) yang diambil dari suku orang bar-bar Visigoth tersebut, karena menurut orang-orang pada zaman itu, orang yang memegang kepercayaan seperti itu dan tidak percaya Tuhan diidentikkan dengan orang bar-bar.
Perkembangan Ghotic
Layaknya kita menonton film “vampire” dan film sejenis lainnya, kita sudah dapat mengetahui style mereka pada zaman itu yang gelap, menyendiri, dan lainnya yang nanti akan saya bahas pada culture ghotic people.
Lalu zamanpun berkembang,dimulai zaman revolusi, dan seterusnya, seiring dengan pemikiran manusia yang semakin realistis dan perkembangan agama yang semakin kuat, ghoticpun secara tidak sadar mulai menghilang. Mungkin bukan menghilang, mereka hanya lebih menutup diri pada lingkungan yang semakin tidak mendukung mereka.
Namun, pada abad ke 12 hingga abad ke 16, para goth muncul dan booming sebagai suatu gaya arsitektoral yang gloomy dan gelap ala eropa barat. Dan berkembang sampai sekarang menjadi suatu aliran Musik, style, culture dan lainnya. Sehingga gothic tidak haya mencakup hal spiritual seperti sejarahnya dahulu saja, tapi setiap kelompok gothic mempunyai definisi yang berbeda tentang aliran ghotic mereka, apakah termasuk aliran kepercayaan, atau style, atau aliran musik. Setiap gothic di berbagai Negara mempunyai pemikiran ayau definisi yang berbeda tentang gotic itu sendiri. Karena itu saya hanya mengambil para gothless secara universal.
The Culture Of The Gothic People
_SOUL OF THE GOTHIC PEOPLE_
Orang-orang gothic adalah orang yang jiwanya sedikit terganggu atau unik. Tingkatannya berbeda dengan “emo”. Kalau emo itu emosi yang tak terkontrol. Sedangkan gotic lebih kepada jiwa yang sakit. Orang gothic karena beberapa factor, antara lain:
  • Keturunan para Goth pada abad pertengahan
  • Karena jiwa yang terganggu, merasa terasing dan mempunyai “kesakitan” pada jiwa tersendiri
  • Ingin lain daripada yang lain atau ingin tampil beda (dalam artian bukan jiwanya, tapi hanya untuk style yang mungkin menurutnya unik), yang kedalam golongan ini tidak bias dianggap sebagai gothless dan gothic-ism.
Para gothless (pecinta gothic) atau para gothic-ism mempunyai mentalitas yang unik. Mereka ingin sendirian tapi juga ingin dilihat orang, dan maunya lain daripada yang lain. Biasanya mereka bisa dikenali dengan:
· Musik yang unik, seni dan literature
· Penggunaan baju hitam yang berlebihan
· Tergila-gila terhadap sejarah abad pertengahan, Victorian atau Edwardian
· Menggunakan symbol salib kristiani, jimat mesir, bintang segi 6 ala wiccani, bintang segi enam satanisme, dan lainnya.
Para gothless atau gothic-ism mempunyai jiwa yang identik dengan kegelapan, seperti depresi, desperate, keluarga yang difungsional, masa kecil yang suram, marah, kecewa, benci, merasa terasing ,dan sedih. Dari jiwa seperti itu tak banyak dari mereka yang menjadi tidak percaya Tuhan dan memegang kepercayaan-kepercayaan minoritas seperti kristianitas, atheisme, agnosticism, shamanisme, wicca, tradisi neopagan, dan lainnya. Contoh saja artis yang selalu berdandan gothic yaitu Marilyn Manson, yang diangkat menjadi pendeta di gereja setan, oleh Anton Lavey. Dan tentang perkembangan spiritual lainnya akan saya jelaskan pada gothic spirituality.
_SUBCULTURE OF GOTHIC PEOPLE_
Ada berbagai macam aliran gothic yang mempunyai budaya dan tradisi sendiri. Beberapa diantaranya adalah:
· _Blood Drinker_ , aliran ini termasuk aliran kepercayaan, dimana mereka meminum darah pada ritual sadomasochistic. Minum darah untuk menghindari kesurupan dan memperkuat lambang-lambang yang menjaga mereka. Tidak hanya untuk ritual sadomasochistic saja, melainkan untuk acara pertemuan pada sahabat karib atau hanya untuk mematuhi peraturan keagamaan.
· _Cemetery Goth_, aliran ini lebih kepada jiwa mereka, mereka menyukai makam-makam. Mereka yang merasa menderita, kebencian yang mungkin dibawa sampai mati, dan hal-hal yang berhubungan dengan itu. Dan kebanyakan hal-hal tersebut membangkitkan minat kepada konsep dari kematoan, dan mereka menemukan hal yang menyenangkan yaitu kuburan. Minat mereka meliputi patung malaikat, nisan yang menyenangkan, dan terpesona dengan catatan nisan.
· _Cristian Goth_ aliran ini adalah para goth yang dengan kepercayaan Kristen yang kuat. Mereka tidak termasuk kedalam orang yang percaya pada hal-hal yang meretakkan kepercayaan mereka pada Tuhan Kristus. Disini hanya terjadi gangguan pada jiwanya, layaknya para goth lainnya, ia depresi, merasa sendiri yang berlebihan, menggunakan daya khayal yang terlalu berlebihan, namun ia percaya akan kristus. Bukan termasuk pemegang aliran satanisme, dan lainnya.
· _Cranky and Cynical Goth_ kebanyakan orang-orang Ghotic sinis dan merasa kesakitan. Bermula dari sebuah sakit hati dan semua permasalahan diarahkan kepada sebuah penipuan, kepicikan, dan mempunyai slogan “thrust no one” atau tidak percaya seorangpun. Awalnya ia merasa sedih dan lemah, kemudian menjadi sinis kepada syapapun. Dan sinis sepanjang waktu membuatnya kesakitan. Dan lagi-lagi, kejiwaannya pun terganngu. Bahkan ada goth yang menyayat tangannya (bukan karena narkoba) hanya untuk melihat darah dan merasa puas dengan darah yang mengalir dari tubuhnya, dan iapun bias relaks kembali.
· _Gay Goth_ menyeimbangkan atau menjadi goth sekaligus gay tidaklah mudah. Entah sejak kapan perkembangan adanya “gay goth” ini, kebanyakan dari mereka para gay goth mengaku merasakan kebencian yang sama dengan para gothless lainnya, sakit hati yang berlebihan. Kebanyakan dari mereka mengalami trauma percintaan pada lain jenis. Tetapi “gay goth” tidak diakui oleh para gothic lainnya, samapi sekarang masih menjadi perdebatan bagi para Gothic-ism dan gothless.
· _Gothabilly_ “when elvis meet Elvira!”, Cramps yang pertama kali menggunakan istilah nama ini sekitar akhir 1970. ini termasuk pada perkembangan goth yang bermetamorphosis menjadi sebuah aliran musik. Nada “Twangy classic country” yang bercampur dengan irama Goth yang suram. Seperti band “Fields of the Nephilism” dipuja oleh para Gothabilly.
· _Graver_. Goth yang ada pada zaman middle ages. Biasanya umurnya dibawah 30 tahun yang lebih suka bersenang-senang dan menari sepanjang malam. Mereka menggunakan “gothish black spandex”, modifikasi make up, dan mungkin “silver lame tank top”. Kegelapan adalah yang membedakan mereka dari yang lainnya; dari sikap, juga dari kostum. Kemudian mereka menari-nari dengan menggunakan magic.
· _Kindergoth_ ini adalah para goth yang berumur 16 tahunan. Ada Kindergoth yang karena orang tua mereka juga Gothic/ keturunan goth, ada pula yang dikarenakan stress, tekanan dari orang tua, sekolah, agama, suatu komunitas masyarakat budaya, dan lainnya. Banyak kindergoth yang ngefans dengan Marylin Manson. Salah satunya adalah Vile, dan ia adalah Kinderoth karena ia mengaku bahwa ia adalah keturunan goth pada zaman middle ages. Ia suka mengenakan “ a large black velvet Mad Hatter hat, black ballet shoes, black fishnet is a must, beberapa morbit T-shirt yang lucu”.
Dan masih banyak aliran gothic lain yang terus menerus berkembang sampai saat ini.
_Gothic Spirituality_
Berbicara dalam sentuhan kerohanian adalah suatu jalan untuk menghilangkan trauma dari kehidupan, dan ramalan dari kematian yang segera terjadi, cepat atau lambat. Kerohanian juga berbicara tentang bagaimana cara hidup yang selaras bagi ia sendiri, atau bagi orang lain, dan dengan biosphere yang mendukung. Tapi tidak seperti itu bagi beberapa orang gothic, agama tidak lagi dilembagakan sebagai jalan menuju iman, harapan dan derma. Banyak gothic sudah meninggalkan agama yang mereka anut dan memeluk alur rohani lain.
--WICCA--
Wicca (salah satu aliran kepercayan Gothic). Wic-can adalah Goth, ia menyembah berhala (pagan) sejak 1984, dan kemudian berpindah kepada aliran kepercayaan “Wicca” sejak 1996. Ia mendefinisikan bahwa “ wicca adalah penyelidikan alam, yang berdasarkan misteri tentang agama. Misteri agama bukan sesuatu yang bisa kita pelajari dalam buku atau bahkan guru- hal yang misterius harus dipelajari dengan bereksperimen dan melakukan berbagai percobaan. Seperti apakah Dewa itu perempuan atau laki-laki (God/Goddess), itu adalah penjelmaan anthropomorphic yang kuat pada alam. Sama halnya dengan kecerdikan seseorang hingga tidak percaya pada Dewa, semua itu dapat diketahui dari eksperimen.
Kutipan mantra yang ada pada kitab Wicca:
€xccrpt from "(M>ern>oo6s"
"Un&cr tb« nri&e an& starry sky,
Dig tb« grape an& l«t me lie. 6U& 6i6 ) Ht>e and gla&ly 6ie...."
—Robert £ouis Stcpcnson--
--COtN—
Cakras yang memandu kesehatan, intuisi, krohanian dan perasaan pada diri. Jika seseorang temukan beberapa bagian pada hidupnya yang kekurangan, menaruh suatu batu permata pada atas chakra mu ( dibantu oleh para penyihir) yang bertapa untuk mendapatkan energy yang positif. Cakras dan batu-batu hanya untuk para Goth.
Jenis-jenis batu pada cakra bermacam-macam, beberapa diantaranya adalah:
· --BASE-- berwarna hitam, memberi kekuatan pada Goth secara fisik, mental, dan secara spiritual. Berwarna hitam karena untuk menyerap negative.
· --SACRAL-- berwarna putih atau Gold, melibatkan semua hubungan seksual, termasuk hal yang romantis, dan “pertumbuhan”
· --SOLAR PLEXIS—berwarna biru, untuk memusnahkan naluri negative yang dating dari berbagai hal paa syaraf hati. Membuat kita menyetel pribadi kita dan menyembuhkan energi yang ada pada diri kita.
--PAGAN –
Pagan adalah aliran yang menyembah berhala para gothic. Satanisme termasuk kedalam aliran ini. Banyak macam-macam pagan. Mereka yang beraliran ini harus bertapa dalam gua dibawah bukit yang telah ditetapkan oleh sang pendeta. Jika ingin meminta sesuatu, mereka harus memberikan seserahan berupa perhiasan atau anak gadis perawan untuk sang syetan. Tiap-tiap gothic pagan mempunyai batu jimat pagan yang harus digunakan setiap waktu.
Gothic architecture
Karena terkenal dengan keunikannya, maka gothicpun juga berkembang dalam seni architecture suatu bangunan. Yang bernuansa gelap, gloomy, menyeramkan dan mempunyai sisi seni yang mistik.
KESIMPULAN
Gothic zaman dahulu berbeda dengan zaman sekarang. Pengertiannya pun jelas berbeda. Gothic dahulu adalah panggilan bagi para pengguna magic dan hal-hal supranatural lainnya, tak terkait apakah ia penganut aliran sesat atau tidak. Tetapi gothic yang sekarang lebih kepada seni, aliran musik yang mendayu yang maknanya keputus asaan, serta style fashion yang unik yang membuat sisi kegelapan tersendiri bagi orang yang mengenakan style tersebut. Dan gothic juga sebagai seni architecture bangunan yang indah sekaligus menyeramkan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Blog Archive